Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir. H. Djuanda memiliki 6 (enam) turbin dengan kapasitas total daya terpasang sebesar 187 Mega Watt. PLTA Ir. H. Djuanda dapat memproduksi listrik rata-rata dalam setahun sebesar 900 juta kWh untuk didistribusikan ke PT. PLN (Persero) serta Industri di sekitar Kawasan Jatiluhur-Purwakarta melalui jaringan transmisi 150 kV dan 70 kV. Sesuai dengan karakteristiknya, PLTA Ir. H. Djuanda juga merupakan PLTA serbaguna, dimana selain berfungsi sebagai Pembangkit Tenaga Listrik, PLTA ini juga berfungsi untuk menyediakan air irigasi, pengendalian banjir, perikanan dan pariwisata sehingga dalam pembangkitan tenaga listriknya perlu dikoordinasikan dengan keperluan irigasi dan musim tanam padi.

Disamping PLTA Ir. H. Djuanda, PJT II juga mengoperasikan dan memelihara PLTA Mini Hydo yang bertempat di Curug-Klari-Karawang, sehingga lebih dikenal dengan nama PLTA Mini Hydo Curug.

PLTA Mini Hydro Curug dibangun pada tahun 2000 dengan kapasitas daya terpasang sebesar 2 x 3.2 Mega Watt dan mulai dioperasikan pada tahun 2002 untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pompa Tarum Barat dan Tarum Timur guna menaikan level air baku agar dapat disalurkan ke wilayah irigasi dan sekitarnya serta untuk memenuhi kebutuhan listrik di Bendung Curug, area Perkantoran dan Perumahan disekitar Bendung.