Sebagai BUMN yang berbentuk Perusahaan Umum (PERUM) dalam menjalankan tugasnya PJT II mempunyai 2 (dua) aspek, yaitu aspek komersial dan sosial. Berdasarkan volume air yang disalurkan, dari aspek komersial penyediaan air baku yang dipasok ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten/Kota, Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya serta Air Bersih hanya memupuk keuntungan bagi PJT II sebesar 13% (sebagaimana grafik terlampir), selebihnya merupakan kontribusi PJT II dalam membantu Pemerintah, terkait dengan pengelolaan irigasi, penanganan banjir, konservasi, penyuluhan serta dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional di bidang pertanian, khususnya untuk pertanian di daerah irigasi utara dan selatan Jatiluhur yang mendapatkan supply air dari sumber setempat dan Bendungan Ir. H. Djuanda (Jatiluhur).

Rata-rata penyaluran air baku untuk kebutuhan pertanian di Daerah Irigasi Utara dan Selatan Jatiluhur adalah 5,52 milyar m3 per-tahun. Adapun pada Musim Tanam Rendeng 2015/2016 dan Musim Tanam Gadu 2016, PJT II telah melaksanakan penyaluran air baku sebesar 8,01 milyar m3 atau naik sebesar 145,11 % dari rata-rata tahunan. Pemenuhan kebutuhan air baku ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi padi di wilayah kerja Perum Jasa Tirta II.